Minggu, 04 September 2011
Ray Tomlinson
Pada jaman dahulu kala, komunikasi antara 2 orang yang saling berjauhan sangat sulit. Namun sejak digunakannya surat, komunikasi jarak jauh menjadi lebih mudah. Melalui surat, kita bisa bertukar informasi dengan seseorang yang jauh lokasinya, bahkan berbeda negara. Dengan mamasukkan pesan kita ke dalam amplop lalu menuliskan alamatnya dan membubuhinya dengan perangko dengan nilai tertentu, kita sudah bisa saling berkirim surat. Namun, waktu yang ditempuh untuk menyampaikan pesan dalam surat sangatlah lama. Bahkan resiko salah kirim pun bisa terjadi.
Di era digital kini, masalah klasik surat sudah teratasi dengan hadirnya teknologi surat elektronik atau electronic mail (e-mail). Cara kerja e-mail sama dengan surat biasa, yaitu kita menulus pesan di dalamnya dan memberikan alamat yang akan dituju oleh surat tersebut. Namun, kita tidak perlu menempelkan perangko dan tidak perlu menunggu lama agar surat itu sampai. Cukup beberapa detik, pesan tersebut sampai.
E-mail ditemukan oleh seorang pria kelahiran New York tahun 1941 bernama Ray Tomlinson. Ia meraih gelar doktor dari Massachussets Institute of Technology tahun 1965 dan dua tahun kemudian bekerja di sebuah perusahaan teknologi komputer. Saat bekerja di perusahaan itulah ia menemukan konsep awal e-mail.
Tomlinson mulanya menciptakan sebuah program pengirim pesan bernama Cypnet, lalu diubah menjadi SNDMSG, singkatan dari send message atau mengirim pesan. Program tersebut dapat mengirim file dari satu komputer ke komputer lain.
E-mail pertama dikirim Tomlinson pada tahun 1971. Namun e-mail ini baru bisa mengirim file kepada komputer yang masih satu area. Setelah itu Tomlinson mengembangkan konsepnya dan berhasil mengirimkan file ke komputer lain di luar area lokal melalui internet.
Alamat e-mail terdiri dari 2 bagian. Pertama adalah alamat pemilik, seperti contoh_alamat, dan alamat situs penyedia e-mail, seperti yahoo.com. Diantara alamat pemilik dan alamat situs penyedia disisipkan simbol @, yang merupakan hasil karya Tomlinson, yang diambil dari huruf pertama kata address atau alamat, yaitu “a”.
Kini, e-mail sudah digunakan secara luas. Penggunanya datang dari seluruh belahan dunia. Atas jasanya, Tomlinson banyak menerima penghargaan juga royalti dari penemuannya itu. Royalti datang bukan dari pengguna e-mail, tapi dari situs-situs penyedia layanan e-mail.
Sumber:
Asti, Badiatul Muchlisin dan Junaidi Abdul Munif. 2009. 105 Tokoh Penemu dan Perintis Dunia. Yogyakarta: Penerbit Narasi.
07.40
Tokoh Inspirasi Kita


Posted in: 
0 komentar:
Posting Komentar